Hukum Jika Mencopy Data Milik Orang Lain Tanpa Hak

Data ataupun informasi telah menjadi hal penting di erang sekarang. Karenanya peratururan perlindungan datapun telah ada di Indonesia. Menyangkut data-data penting perusahaan, yakni berupa informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik. Hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 dan angka 4 UU 19/2016 yang berbunyi:

Pasal 1 angka 1 UU 19/2016
Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Pasal 1 angka 4 UU 19/2016
Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Ketentuan Pidana

Misal data yang Anda simpan di dalam flashdisk telah diambil atau disalin tanpa izin. Meskipun oleh seorang petugas pajak padahal ia tidak dalam kapasitas melakukan pemeriksaan kepada perusahaan Anda. Maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindakan memindahkan atau mentransfer informasi elektronik dan/atau data elektronik tanpa hak atau melawan hukum.

Pasal 32 UU ITE mengatur tentang larangan bagi setiap Orang untuk melakukan interferensi (mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan, atau mentransfer). Terhadap bentuk Dokumen Elektronik atau Informasi Elektronik tanpa hak atau dengan cara melawan hukum. Ancaman hukuman atas perbuatan tersebut diatur dalam Pasal 48 UU ITE.

Oleh karena itu, tindakan seseorang yang menyalin data dalam hal ini adalah informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik tanpa hak atau melawan hukum merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 48 jo. Pasal 32 UU ITE Indonesia.