Apakah Terjadi Kriminalisasi Pada Kasus Ahmad Dhani ?

Halo nama saya Iwan umur saya 23 tahun, saya ingin bertanya tentang kasus musisi yang sedang ramai diberitakan. Musisi itu Ahmad dhani, dan apakah benar bahwa dia telah dikriminalisasi berbau politik sehingga dipenjara ? Ataukah memang dia bersalah melakukan ujaran Kebencian ?

Jawaban : Terimakasih telah bertanya, Pada kasus Ahmad dhani karena ujaran kebencian adalah kata “Penista agama harus diludahi” dan dia juga menyebut nama “BTP”. Pertama pada waktu itu sedang heboh kasus “BTP”, dan belum ada keputusan pengadilan. Sehingga asas yang digunakan harusnya adalah asas praduga tak bersalah.

Dalam situasi itu keadaan memanas dan tindakan Ahmad Dhany dapat menggiring opini publik. Disisi lain juga perkataan itu Provokatif. Media yang digunakan juga twitter yang merupakan media elektronik yang mudah disebarkan. Yang digunakan Jaksa untuk menuntut ialah Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) . Yakni UU ITE dan Ujaran kebencian.

Dalam hal kondisi dan kasus BTP maka Dhani memang bersalah dan patut dihukum. Namun dalam kondisi biasa, biasanya pelaku perbuatan tersebut akan diganjar hukuman percobaan. Namun entah apa pertimbangan Hakim memberikan hukuman maksimal, tentu bukan hal yang salah namun kami rasa kurang bijak. Hal tersebut juga berlaku dan terjadi pada kasus dari BTP yang menurut kami cukup hukuman percobaan. Namun dalam artian hukum hal tersebut bukanlah kriminalisasi.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *