Perbedaan Penggelapan dan Penipuan

Penggelapan dan penipuan adalah tindakan yang merugikan orang lain dan memiliki kemiripan, keduanya diatur dalam pasal-pasal yang berbeda dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

Penggelapan diatur dalam pasal 372 KUHP. Yang termasuk penggelapan adalah perbuatan mengambil barang milik orang lain sebagian atau seluruhnya) di mana penguasaan atas barang itu sudah ada pada pelaku, tapi penguasaan itu terjadi secara sah. Dilihat dari korban penggelapan tidak ada batasan, 1 orang korban cukup untuk menjerat dengan pasal penggelapan.

Sementara itu penipuan diatur dalam pasal 378 KUHP. Yaitu dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang. Serta korban biasanya lebih dari 1 orang.

Dilihat dari obyek dan tujuannya, penipuan lebih luas dari penggelapan. Jika penggelapan terbatas pada barang atau uang, penipuan termasuk juga untuk memberikan hutang maupun menghapus piutang. Nah itulah ulasan singkat perbedaan antara penggelapan dan penipuan.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *