Puan Kandidat Ketua DPR Serta PSI Calonkan Grace dan Tsamara Sebagai Menteri

Setelah PDIP dinilai menangi Pileg, Ketua DPP PDIP nonaktif Puan Maharani didorong agar ditunjuk sebagai Ketua DPR periode 2019-2024. PDI Perjuangan mengatakan aspirasi tersebut rasional.

Hendrawan kemudian berbicara soal tiga kriteria Ketua DPR. Di antaranya memiliki kepemimpinan yang teruji dan relasi yang luas. Pertama, memiliki kepemimpinan yang telah teruji dan inklusif. Kedua, kompeten dan memahami seluk-beluk kedewanan. Ketiga, memiliki jaringan relasi yang luas.

Menurut dia, ketiga kriteria itu ada pada sosok Puan. Namun, kata Hendrawan, keputusan itu dikembalikan kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Berdasarkan UU MD3 No 2/2018, kursi Ketua DPR diberikan kepada parpol dengan raihan suara terbanyak. PDIP diprediksi memiliki kursi Ketua DPR karena unggul di posisi pertama versi hitung cepat dan rekapitulasi sementara Pileg 2019. Mereka diprediksi meraih 133 kursi DPR.

Sementara itu, Puan, yang saat ini merupakan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, kembali maju di Pileg 2019. Ia diklaim sebagai caleg dengan perolehan suara terbanyak di PDIP. Puan kembali lolos ke Senayan dari dapil Jawa Tengah V dengan perolehan 420 ribu suara

Dilain sisi untuk menteri, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik wacana kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin jika nantinya diisi oleh generasi muda atau kalangan milenial.

PSI pun menilai sang Ketum Grace Natalie dan Ketua DPP PSI Tsamara Amany memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi menteri dari milenial. Namun Dara sekali lagi menegaskan PSI tidak muluk-muluk untuk meminta jabatan kepada Jokowi. Sebab, menurutnya, PSI tidak memiliki kekuatan menduduki parlemen.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *