SPDP Keluar Prabowo Berpotensi Jadi Tersangka Makar

Polda Metro Jaya dikabarkan telah mengeluarkan SPDP untuk Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hal ini membuka pintu dan berpotensi menjadikan Prabowo tersangka makar. Kabar itu juga dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Menurut Dasco pihaknya sudah menerima SPDP tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan dipelajari dan dilakukan pengkajian lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil.

Dalam salinan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP), laporan dugaan makar yang dituduhkan kepada Prabowo dibuat pada 19 April lalu. Lantas, penyidik Polda Metro Jaya menerbitkan SPDP pada 17 Mei.

Menurut isi salinan SPDP itu, pasal yang dituduhkan kepada Prabowo adalah pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto pasal 87 dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946.

Penyidik menyatakan Prabowo bersama-sama dengan Eggi sudjana diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara / makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap. Hingga saat berita ini dibuat, belum ada konfirmasi dari pihak Polda Metro Jaya.