Tata Cara dan Syarat Memperoleh Kartu Identitas Anak

Kartu identitas anak “KIA” adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.

Kartu identitas anak ini terbagi menjadi 2 (dua), yaitu KIA bagi anak Warga Negara Indonesia (“WNI”) dan KIA bagi anak penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang berumur kurang dari 17 (tujuh belas) tahun dan belum kawin.

Tata cara dan syarat memperoleh kartu identitas anak bagi anak WNI adalah KIA untuk anak 0 – kurang dari 5 tahunDinas menerbitkan KIA baru bagi anak kurang dari 5 tahun bersamaan dengan penerbitan kutipan akta kelahiran. Jika anak kurang dari 5 tahun sudah memiliki akta kelahiran tetapi belum memiliki KIA, penerbitan KIA dilakukan setelah memenuhi syarat:

  1. Fotokopi kutipan akta kelahiran dan menunjukkan kutipan akta kelahiran aslinya;
  2. Kartu Keluarga (“KK”) asli orang tua/wali; dan
  3. Kartu Tanda Penduduk elektronik (“KTP-el”) asli kedua orang tuanya/wali

Syarat Kartu identitas anak untuk anak 5 tahun sampai dengan usia 17 tahun kurang satu hari Dinas menerbitkan Kartu Identitas Anak untuk anak usia 5 tahun sampai dengan usia 17 tahun kurang satu hari, dengan syarat:

  1. Fotokopi kutipan akta kelahiran dan menunjukkan kutipan akta kelahiran aslinya;
  2. KK asli orang tua/wali;
  3. KTP-el asli kedua orang tuanya/wali; dan
  4. Pas foto anak berwarna ukuran 2×3 sebanyak 2 (dua) lembar

Setelah semua persyaratan sudah dimiliki, pemohon atau orang tua anak menyerahkan persyaratan penerbitan Kartu identitas anak dengan menyerahkan persyaratan di atas ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat (“Disdukcapil ”). Penerbitan KIA dilakukan oleh Disdukcapil Kabupaten/ Kota atau UPT Disdukcapil Kabupaten/ Kota. 

Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan Kartu identitas anak dan dapat diberikan kepada pemohon atau orang tuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.

Tidak hanya itu, Disdukcapil dapat menerbitkan kartu identitas anak dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal .


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *