Mulai 1 September Iuran BPJS Naik Dua Kali Lipat

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, pada hari Kamis (29/8) di Gedung DPR menyebut Presiden akan merilis peraturan presiden (perpres) kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Ia menyatakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan berlaku mulai 1 September 2019. 

Kenaikan iuran yang diatur dalam perpres tersebut akan mengacu pada usulan kenaikan yang sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Komisi XI DPR. Karenanya jika tidak ada halangan kenaikan ini akan dimulai 1 September 2019.

Sebelumnya Sri Mulyani mengusulkan iuran BJKN kelas Mandiri I naik 100 persen dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per peserta per bulan. Lalu, iuran kelas Mandiri II naik dari Rp59 ribu menjadi Rp110 ribu per peserta per bulan. Kemudian, iuran kelas Mandiri III naik Rp16.500 dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu per peserta per bulan. 

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, usai rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR/MPR pada Rabu (28/8), menerangkan langkah kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Menurut Mardiasmo, bila iuran BPJS Kesehatan naik, maka persoalan defisit anggaran perusahaan akan terselesaikan.

Lebih lanjut ia mengatakan peluang defisit tertutup sejatinya juga berasal dari perbaikan tata kelola administrasi dan manajemen BPJS Kesehatan. Lalu, ada pula peran dari optimalisasi kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Kementerian Kesehatan dalam penyelenggaraan program JKN. 


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *