Rencana Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Semarang ke Bawen atau Tuntang Menghangat

Rencana pemindahan Ibu kota kabupaten semarang ke Bawen atau Tuntang kembali menghangat. Rencana ini terus dikaji berkaitan agar semua kecamatan di kabupaten Semarang dapat menuju Ibu kota Kabupaten dengan lebih terjangkau. Namun rencana pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Semarang hingga saat ini belum menemui kejelasan, meski berbagai pihak terus menerus mendorong.

Proses pemindahan ibu kota pemerintahan pada pertengahan 2017 masih dalam kajian tim. Akan tetapi setelah dua tahun berlalu, tidak ada kabar kelanjutannya. Padahal rencana tersebut, selanjutnya sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 Kabupaten Semarang.

Artinya RPJMD tinggal 2 tahun lagi, namun hingga kini belum ada kepastian dari Pemkab Semarang. Masyarakat Kabupaten Semarang bertanya-tanya tentang keseriusan Pemkab Semarang terkait pindah ibu kota tersebut.

Jika suatu program masuk dalam RPJMD maka seharusnya hal itu butuh proses, kendati kajian tersebut dinyatakan selesai. Hal ini tentu perlu sosialisasi kepada masyarakat, lahannya bagaimana, hingga kemudian masuk ke tahap pembangunannya.

Kini desakan pindah ibu kota ini akan terus menghangat di masyarakat dan kalangan dewan. Sebab pindah ibu kota berikut pusat ibukotanya ini sangat penting mengingat aksesbilitas masyarakat terutama bagi penduduk di wilayah selatan.

Lokasi ibukota yang baru mengerucut ke wilayah Bawen dan tuntang, namun Bawen yang menjadi kandidat utama menemui sejumlah permasalahan salah satunya keberadaan lokalisasi . Adapun lokasinya ibu kota Baru kabupaten Semarang nantinya direncanakan sebagian berada di lahan milik PTPN IX.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *