Kecewa Dengan Pelayanan di Bukalapak

Bukalapak adalah salah satu perusahaan kebanggaan bangsa yang berstatus Startup Unicorn. Awalnya situs belanja ini menjadi inspirasi bagi kehadiran startup terutama dibidang perdagangan online. Namun entah kenapa belakangan kualitas pelayanan Bukalapak kian menurun.

Saya sebagai penulis mulai kecewa dengan Bukalapak yang mulai ada trouble di akhir 2018, namun dahulu dalam hitungan jam terselesaikan. Sedihnya makin hari sebagai pengguna Bukalapak saya makin merasakan penurunan pelayanan.

Puncaknya kemarin sewaktu saya membeli barang dan membayar via Indomaret sampai kadaluarsa pembayaran status masih belum terbayar, dan belum ada kejelasan kapan uang kembali meski sudah melakukan komplain hanya diminta untuk mengecek Email dan Inbox.

Fitur komplain Bukalapak juga tergolong rumit bahkan bagi saya yang sehari-hari berurusan dengan web. Entah bagaimana para arsitek IT Bukalapak merancang vitur dan desain komplainnya.

Efeknya pengguna Bukalapak kian hari kian menurun. Tahun lalu di alexa rank Indonesia masih masuk 10 besar namun kini saat artikel ini ditulis ada di peringkat 49. Jika terus-menerus pelayanan memburuk seperti ini, banyak pelanggan yang mungkin akan berpindah kelain hati termasuk saya.

Tulisan ini saya buat agar Bukalapak kembali membuka diri akan inovasi dan perbaikan mutu. Perbaikan pelayanan dan kembali minim Trouble seperti dahulu kala. Karena bagaimanapun Bukalapak adalah salah satu perusahaan kebanggaan bangsa kita Indonesia.

Inilah akhir dari tulisan yang saya buat ini tentang Bukalapak. Salam terhangat untuk Bukalapak dan pembaca dari saya penulis Setya Aji S.E., S.H.