Livi Zheng dan Idealisme Kritis Jurnalisme Indonesia

Livia Notohardjo lebih dikenal Livi Zheng adalah seorang sutradara asal Indonesia. Ia muncul di publik tanah air dengan kontroversinya. Ia dikabarkan kembali ke Indonesia usai merantau di Los Angeles, Amerika Serikat melalui karpet merah Hollywood.

Bahkan tersiar kabar Filmnya Brush with Danger, berhasil lolos seleksi nominasi Academy Award bersama 322 film lain pada 2015. Hal tersebut akhirnya memicu media nasional uintuk mencari data tentang dirinya.

Hal ini berbuah kontroversi dan perseteruan Livi Zheng sang sutradara dengan salah satu media online ternama yang tidak dapat kami sebut. Bahkan media online nasional tersebut dilaporkan ke dewan pers dan putuskan bersalah.

Tentu hal tersebut bukanlah hal yang mengejutkan karena media masa Indonesia setelah era demokrasi memang dikenal kritis. Idealisme yang kritis jurnalis Indonesia adalah buah kemerdekaan pers.

Hal tersebut “demokrasi” tentu membuat media Indonesia yang makin moderen, yang dapat disetarakan dengan media global dalam hal ulasan pemberitaan. Walau kadang kritisnya media masa tersebut terkesan berlebihan. Tapi itulah bagian demokrasi membutuhkan media sebagai pilarnya. Livi Zheng sang sutradara salah satu yang telah membuktikannya.