Salah Tulis Terancam Tidak Ikut UN SMA, SMP N 1 Salatiga Upayakan Penggantian Ijazah

Heboh kabar 227 ijazah milik siswa SMP Negeri 1 Salatiga angkatan 2016/2017 salah tulis. Akibatnya, lulusan dari SMP tersebut terancam tidak bisa mengikuti ujian nasional tingkat SMA karena data pokok pendidikan siswa berbeda dengan biodata yang tercatat saat SMP.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Salatiga, Hariyati mengatakan, kesalahan tersebut diketahui saat ada seorang siswa yang melegalisir ijazahnya. Kesalahan tertera pada penulisan angka 2-17, tapi malah tertulis 2-16. Karena ini sistem, maka siswa tidak bisa input data.

Mengetahui kesalahan penulisan angka di ijazah tersebut, dilakukan pengecekan di angkatan. Ternyata kesalahan terjadi di semua siswa. Menurut Hariyati, kesalahan penulisan nomor ijazah yang tidak sesuai tahun kelulusan itu menyebabkan data siswa tidak ditemukan di aplikasi Bio UN SMA.

Diketahui peraturan pelaksanaan UN SMA, seorang siswa harus melakukan registrasi pada aplikasi Bio UN SMA menggunakan nomor ijazah SMP/MTS. Solusi permasalahan SMP Negeri 1 Salatiga menerbitkan surat keterangan bahwa kesalahan ijazah tersebut terjadi bukan karena kesalahan siswa.

Hariyati mengatakan, penulisan nomor ijazah mengacu nomor ujian disertai angka tahun kelulusan. Nomor ini telah dibentuk oleh tim tersendiri dari internal sekolah. Tim tersebut dari petugas konseptor, korektor, dan penulis ijazah. Pihaknya juga akan bertanggung jawab dan mengupayakan pergantian ijazah.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Yuni Ambarwati mengatakan, salah tulis di ijazah tersebut bisa diselesaikan dengan penerbitan surat keterangan dan Sertifikat Hasil Ujian Nasional. Dia berharap kejadian tersebut dijadikan pelajaran agar tenaga administrasi kependidikan lebih teliti apalagi kini sudah memasuki era online.