Tarif Impor Baru Dimulai 30 Januari 2020

Kementerian Keuanagan melalui Bea Cukai telah menetapkan ketentuan impor terbaru terkait barang kiriman. hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK 199/PMK.10/2019. Serta akan mulai berlaku pada 30 Januari 2020.

Dalam aturan ini Bea Cukai menyesuaikan nilai pembebasan bea masuk atas barang kiriman dari sebelumnya USD 75 menjadi USD 3 per kiriman. Sedangkan pungutan pajak dalam rangka impor (PDRI) diberlakukan normal.

Namun demikian pemerintah juga merasionalisasi tarif dari semula berkisar ± 27,5% – 37,5% (bea masuk 7,5%, PPN 10 %, PPh 10% dengan NPWP, dan PPh 20% tanpa NPWP) menjadi ± 17,5% (bea masuk 7,5%, PPN 10 %, PPh 0%).

Kementerian Keuangan beralasan hal ini dilaksanakan karena menjamurnya produk-produk Asing. Sehingga pemerintah perlu menetapkan tarif baru dan bea masuk normal untuk komoditi tas, sepatu, dan garmen sebesar 15%-20%. Untuk tas, 25%-30% untuk sepatu 15%-25% . Sedangkan untuk produk tekstil dengan PPN sebesar 10%, dan PPh sebesar 7,5% hingga 10%.

Dalam menyusun perubahan aturan ini telah diperhatikan secara seksama. Dalam hal ini pemerintah telah melibatkan berbagai pihak untuk menciptakan aturan yang inklusif serta menjunjung tinggi keadilan dalam berusaha.