Mengenal Lebih Dekat Jenis dan Karakter Virus Corona

Berdasarkan riset di China tempat asal virus corona atau Covid-19 berhasil menunjukkan bahwa saat ini corona telah bermutasi. Kini virus itu Covid-19 bermutasi dan setidaknya telah ada dua jenis virus. Covid-19 telah bermutasi menjadi bentuk yang lebih “agresif”. Ini tidak mengejutkan karena semua virus bermutasi atau mengalami perubahan kecil dalam genomnya.

Tim peneliti menemukan perbedaan dalam genom dan mengklasifikasi menjadi dua jenis, yaitu tipe L dan tipe S. Penelitian ini menemukan bahwa tipe L coronavirus yang terdapat pada 70% dari yang terinfeksi lebih agresif. Sementara itu, tipe S yang kurang kuat telah menginfeksi sisanya.

Penelitian itu mengatakan, “Sedangkan tipe L lebih lazim pada tahap awal wabah di Wuhan, frekuensi tipe L menurun setelah awal Januari 2020. Para ilmuwan juga menemukan bahwa protein lonjakan telah berevolusi untuk secara efektif menargetkan fitur di luar sel manusia.

Baca Juga : Corona, Lockdown dan Ekonomi Indonesia

Bukti evolusi alami ini didukung oleh data pada tulang punggung serangga, keseluruhan struktur molekulnya. Namun, para ilmuwan menemukan bahwa tulang punggung dari coronavirus baru berbeda secara substansial dari coronavirus yang sudah dikenal dan sebagian besar menyerupai virus terkait yang ditemukan pada kelelawar dan trenggiling. Tentu hal ini menambah pengetahuan yang nantinya digunakan untuk mengatasinya.

Virus Corona Tergolong Bisa Disembuhkan

Karakter Virus Corona sebetulnya tergolong bisa disembuhkan dan tidak seberbahaya Virus HIV atau Ebola, namun perlu diingat virus ini lebih keras dibandingkan Virus Flu biasa. Virus ini dalam kondisi tubuh manusia Fit juga dapat ditangkal antibody manusia. Akan tetapi perlu diingat bahwa antibody manusia tidak statis dan ketika lelah maka akan turun.

Realitanya yang berbahaya dari virus Corona adalah pada tingkat penyebaran yang cepat, tergolong baru sehingga SOP penanganan belum banyak tersedia dan tergolong cukup “keras” jika dibandingkan Virus Flu. Maka dari itu salah besar jika ada yang menganggap remeh Virus Corona, apalagi bila menyamakannya dengan Virus Flu meski memiliki gejala yang mirip. Karena jika penanganan Corona disamakan dengan Flu maka statistik kematian akan meningkat drastis tentunya. Sikap tepat menyikapi virus ini ialah tetap tenang, jaga kebersihan dan patuhi anjuran untuk menjaga diri anda dan keluarga.