Sulit Daftar Kartu Prakerja Begini Penjelasan dan Cara Daftarnya

Sejak diluncurkan pada 11 April 2020 lalu, sudah hampir ada 2 juta masyarakat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program kartu pra kerja. Hal ini membuat sebagian masyarakat mengeluhkan kesulitan untuk mendaftarkan diri .

Saat dikonfirmasi, Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky tak menampik adanya kesulitan para peserta yang mendaftar tersebut. Mengingat animo masyarakat untuk menjadi peserta program kartu pra kerja sangat tinggi.

Pendaftaran pun sampai hari ini masih terus terbuka, bagi siapa saja yang ingin mendaftar. Hampir 2 juta pendaftar sejak dibuka hari Sabtu malam., dan terus bertambah. Pendaftaran terus terbuka dan juga tidak dibatasi.

Selaini itu, Panji juga menjelaskan, bagaimana kriteria dan penilaian pemerintah untuk menentukan peserta kartu pra kerja. Kata dia kriteria yang bisa menjadi peserta program kartu pra kerja adalah mereka warga negara Indonesia (WNI), berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Cara ikut dalam program ini melalui situs prakerja.go.id:

  • Daftarkan akun pribadi di situs prakerja.go.id. Untuk ini anda harus memasukkan email dan nomor ponsel. Selanjutnya akan dikirimkan kode verifikasi ke email atau nomor ponsel.
  • Selanjutnya login akun dan klik daftar kartu pra kerja dan isi formulir pendaftaran.
  • Selanjutnya akan ada tes kemampuan dasar.
  • Jika dinyatakan lulus maka anda akan dihubungi dan memilih pelatihan yang ingin diikuti.

Setelah terdaftar nanti peserta akan mendapatkan hak untuk diberikan pendidikan dan pelatihan. Selain itu juga akan diberikan sertifikat setelah dinyatakan lulus.

Peserta yang lulus akan mendapatkan insentif sebesar Rp 3.550.000 per orang. Rinciannya Rp 1 juta untuk bantuan pelatihan, Rp 600 ribu selama 4 bulan untuk insentif pelatihan dan Rp 150 ribu insentif survei pekerjaan yang dilakukan sebanyak 3 kali

Adapun kata Panji pemilihan peserta akan dipilih secara acak oleh sistem yang dimiliki pemerintah dalam menjalankan program kartu pra kerja. Yang kemudian, penilaian lolos atau tidaknya peserta program kartu pra kerja akan dikoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.