New Normal Hanya Bisa Dicapai Bila PSBB atau Lockdown Berhasil

New normal istilah yang beberapa waktu belakangan sering dibicarakan. Istilah ini mulai diperbincangkan berbagai kalangan mulai pejabat, akademisi bahkan masyarakat umum. New normal sendiri berarti kondisi “Normal Baru” atau perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun tetap menerapkan protokol kesehatan tertentu.

Maka bisa disimpulkan Normal disini bukanlah “Normal” yang biasanya. Hal ini karena sebelum ditemukan Vaksin maka memusnahkan penyebaran Corona hampir mustahil untuk dilakukan. Meskipun telah dilakukan PSBB ataupun Lockdown “Karantina Wilayah” oleh pemerintah.

Karena pada dasarnya baik PSBB maupun Lockdown, hanya berfungsi untuk mengontrol dan membatasi penyebaran Virus atau Wabah Penyakit Menular dalam hal ini Virus Corona. Karena bila tidak dikontrol maka penularan menjadi terlalu cepat, sehingga jumlah pasien melebihi jumlah fasilitas kesehatan. Akhibat fatalnya Fasilitas kesehatan tidak mampu menangani lagi karena sudah penuh sehingga timbul banyak korban.

Baca juga : Reaktif Rapid Tes 4 Perawat RSUD Ambarawa Negatif Corona di Swab Tes

Jika PSBB maupun Lockdown berhasil maka Virus Corona dapat dikontrol sehingga pasien tidak melonjak drastis. Ini berfungsi sangat baik sambil menunggu Vaksin Corona ditemukan atau “Inveksi perlahan yang Terkontrol” memberikan kekebalan secara alami pada masyarakat.

Maka adalah hal yang salah jika New Normal dilakukan pada keadaan Pandemi belum bisa terkontrol. Masyarakat sendiri juga harus berperan aktif dalam mencegah penularan Virus secara Masif. Karena dengan begitu kondisi “New Normal” dapat segera terjadi dan setidaknya kita bisa hidup dengan lebih Normal.

Penulis : Setya Aji S.E, S.H

Terimakasih Kepada Para Narasumber sebagai Referensi Tulisan : dr Ridho R, dr Alin, M Dwi Haris S.KM