Punya Terowongan Tembus Pegunungan Tol Jogja-Bawen Mulai Agustus 2021

Rencana proyek pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 Km bakal melintasi tiga tunnel atau terowongan membelah bukit. Proyek tersebut ditargetkan mulai konstruksi pada Agustus 2021.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan perlunya membangun terowongan di sejumlah titik agar tidak merusak kondisi alam di lokasi.

Basuki mengaku belajar dari pengalaman sebelumnya ketika membangun Tol Semarang-Solo. Saat itu, banyak bukit terpangkas akibat proyek tol.

Baca Juga : Pembangunan Tol Bawen Jogja Dilaksanakan Harga Properti Terancam Meroket

Berdasarkan data Kementerian PUPR, setidaknya terdapat tiga potensi pembangunan terowongan yang saling berdekatan letaknya. Tiga terowongan itu berada di sekitar kawasan Pingit, terletak di antara trade Simpang Susun (SS) Temanggung dan SS Ambarawa.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menjelaskan bahwa tol ini melintasi dua provinsi yaitu provinsi Jawa Tengah sepanjang 67,05 KM dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 8,77 KM dengan total panjang 75,82 km.

Serta masa pengusahaan jalan Tol Yogyakarta-Bawen adalah selama 40 tahun. Terhitung sejak penerbitan surat perintah mulai kerja dengan nilai investasi sebesar Rp 14,2 triliun dan diperkirakan internal rate of return itu sebesar 12,48%.

Jalan tol Yogyakarta Bawen direncanakan mulai konstruksi di tahun 2021 bulan Agustus setelah lahannya bebas. Serta diharapkan selesai dan dioperasikan pada kuartal ketiga tahun 2023.