Arti dan Cara Kerja Meterai Digital

Kabar terbaru Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menyediakan meterai digital atau disebut juga meterai elektronik (e-meterai). Hal ini untuk mengakomodir dokumen digital. Pengaplikasian materai elektronik sesuai dengan ketentuan Bea Materai sesuai pasal 1 ayat 4 UU No 10 Tahun 2020.

Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Ditjen Pajak Iwan Djunardi mengatakan, tengah menyiapkan sistem untuk penjualan meterai elektronik atau e-meterai seperti pulsa elektronik. Nantinya, akan ada code generator yang dibuat dari sistem Ditjen Pajak yang akan didistribusikan ke sistem saluran lainnya.

Menurut Iwan E-meterai akan seperti pulsa. Jadi cara kerjanya akan ada code generator yang dibuat satu sistem, lalu code generator ini yang akan nanti disalurkan melalui channeling. Code generator nantinya akan diisikan ke e-wallet, berisi total nilai meterai yang sudah dibayar.

Dia menambahkan saluran pertama yang tengah dikembangkan, yaitu pembayaran e-meterai menggunakan saluran elektronik yang memuat dokumen digital. Kemudian dokumen digital ini otomatis akan ditera berdasarkan dokumen yang dibuat berdasarkan kriteria.

Nantinya transaksi digital dengan nilai Rp 5 juta ke atas akan dikenakan bea meterai termasuk pada pembelanjaan di e-commerce. Ini semua dilakukan oleh pemerintah untuk menambah pendapatan negara.