Kamera Tubuh Polisi Seharusnya Menjadi Wajib Setelah Tewasnya 6 Laskar FPI

Kamera tubuh atau body cameras nampaknya akan menjadi wajib bagi polisi di Indonesia. Usulan ini muncul di masyarakat setelah tewasnya 6 anggota FPI karena ditembak oleh aparat kepolisian. Kamera tubuh sendiri sudah menjadi hal yang wajar dan wajib di Kepolisian Negara maju.

Sebut saja Amerika yang telah lama menggunakannya sebagai kewajiban. Hal ini menyusul setelah beberapa aksi penembakan oleh polisi diputus bersalah oleh pengadilan di negeri paman sam tersebut. Di Asia tenggara hal ini juga bukan hal asing karena telah diterapkan oleh Singapura sebagai antisipasi adanya oknum polisi korup.

Baca juga : Arti Kata Extrajudicial Killing

Sedangkan di Indonesia sayangnya hal ini belumlah dilaksanakan. Namun setelah penembakan 6 anggota FPI harusnya menjadi momentum untuk digunakannya kamera tubuh. Dimana 2 dinyatakan polisi ditembak saat melakukan perlawanan dan 4 lainnya tewas ditembak karena merebut senjata didalam mobil setelah ditangkap. Kamera tubuh untuk polisi menjadi hal yang seharusnya wajib. Ini akan memudahkan polisi untuk menangkis segala isu pelanggaran HAM.

Di lain sisi kamera tubuh Polisi akan menghilangkan ketakutan dan kecurigaan pada polisi di masyarakat, setelah Tragedi penembakan 6 anggota FPI. Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah adanya oknum polisi Korup di tubuh Polri.

Sudah saatnya reformasi di tubuh polri sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002 setelah era reformasi, juga dibarengi dengan perlengkapan mumpuni. Peralatan yang memastikan keprofesionalan dan tindakan terukur anggota polri semacam Kamera Tubuh polisi.