Pegawai PLN Meninggal Usai Divaksin Dinkes Gelar Audit

Pegawai PLN meninggal usai divaksin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan akan memonitor dan mengaudit kasus itu. Dikabarkan bahwa Sulaiman Daeng Tika (50), pegawai PLN warga Takalar meninggal dunia usai sepekan menerima vaksin Corona.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan Nurul AR menyampaikan “Sudah, dimonitor. Kami sudah terima, otomatis itu kalau ada laporan seperti itu” Selasa (23/3).

Sejak awal, lanjut dia, tim independen dibentuk terkait kasus itu. Tim tersebut saat ini telah melakukan audit atas peristiwa yang dialami Sulaiman. Nurul juga menyebut Tim Independen segera memberi laporan mengenai kasus Sulaiman tersebut.

Baca juga : Penyewaan Rumah Tidak Sesuai Akad Perjanjian

Sebelumnya, Sulaiman, warga Kabupaten Takalar, Sulsel, mengalami demam dan sesak napas tak lama setelah disuntik vaksin Covid-19. Keadaan Sulaiman tersebut tak kunjung membaik hingga dinyatakan meninggal dunia, Senin (22/3) kemarin.

Kronologi Menurut Dari Pihak Keluarga

Putra ketiga Sulaiman, Mahmud (20), mengatakan ayahnya menjalani vaksinasi periode pertama di kantornya di PLN Gardu Induk Daya, Makassar, Senin (15/3). Sulaiman memang karyawan outsourcing PLN.

Dua hari sejak divaksinasi, Rabu (17/3), Sulaiman mengalami demam dan merasa ngilu di seluruh badan hingga mengalami sesak napas. Sejak itu, katanya, demam dan sesak napas ayahnya tak pernah berhenti. Sang ayah kemudian minta izin tak masuk kerja pada hari keempat pasca-vaksinasi.

Meski sudah mencoba beristirahat untuk memulihkan kondisi kesehatannya, kondisi Sulaiman tak kunjung membaik. Pada Minggu (21/3) malam, Sulaiman disebut terus demam, sesak napas, bahkan tak bisa tidur.

Pada Senin (22/3) pagi, karena tak tahan dengan kondisinya, Sulaiman memilih pergi berendam di pantai berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya dengan maksud agar suhu badannya membaik. Hal itu urung terjadi. Kondisi Sulaiman semakin lemas hingga harus dievakuasi warga kembali ke rumahnya.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, Sulaiman dirujuk dari puskesmas ke salah satu rumah sakit di Makassar. Namun, saat di rumah sakit, Sulaiman dinyatakan meninggal dunia. Menurut Mahmud, ayahnya selama ini tidak pernah mengeluhkan rasa sakit seperti saat setelah menjalani vaksin. Dia juga menyebut ayahnya tak punya riwayat penyakit kronis.