Pengajuan Pajak Jual Beli Tanah Tidak Diterima Oleh BKUD

Dari : Andri Sasongko

Pertanyaan : Saya melakukan pembelian sebidang tanah dengan luas 450 m2 di daerah Unxxrax (Nama daerah kami samarkan). Waktu saya melakukan pengurusan pajak saya mengajukan nilai asli pembelian yang sudah lebih besar dari NJOP .

Dalam pembelian ini seluruh pajak ditanggung oleh saya selaku pembeli, dikarenakan penjual ingin terima bersih. Tetapi oleh BKUD tidak diterima dan palh disodori nilai yang jauh lebih tinggi.  Pertanyaan saya apa memang inisesuai prosedur, karena saya mengajukan nilai asli yang sudah jauh lebih besar dari NJOP ?

Jawaban : Dalam hal jual beli properti/tanah pajak adalah salah satu syarat untuk balik nama surtifikat. Besaran perhitungan pajak jual beli tanah dibebankan kepada penjual dan Pembeli dengan besaran Pajak penghasilan bagi penjual 2.5% dan BPHTB sbagi pembeli sebesar 5% dari nilai tanah dan diajukan ke BKUD karena sekarang daerahlah yang mengatur pajak tanah.

Nilai tanah sendiri diambil dari NJOP atau nilai asli tanah/properti tersebut tergantung yang lebih tinggi itu yang digunakan. Menjawab pertanyaan anda yang telah mengajukan Nilai asli yang jauh lebih besar dari NJOP maka seharusnya pajak anda diterima, bila tidak diterima silahkan konsultasikan kepada pimpinan BKUD. Namun bila tidak menemukan titik temu, secara hukum anda benar dan dapat melaporkan hal tersebut kepada Ombudsman untuk dilakukan tindakan kepada oknum yang bersangkutan.

Sekian jawaban dari saya semoga dapat membantu dalam menyelesaikan permasalahan anda. Terimakasih telah bertanya dan menggunakan fasilitas Konsiultasi Faktor Hukum.

Salam dari saya : Setya Aji

Penulis Faktorhukum.com


You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *