Pengertian Mangkir dan Pengunduran Diri Sukarela

Dalam istilah ketenagakerjaan ada istilah Mangkir dan Pengunduran Diri Sukarela, apakah itu pengertian dari 2 hal tersebut kami akan menerangkannya. Mangkir itu akibat mogok kerja yang dilakukan secara tidak sah. Jika mogok kerja dilakukan secara tidak sah, maka pekerja/buruh yang melakukan mogok kerja tersebut dikualifikasikan sebagai mangkir oleh perusahaan.

Pemanggilan untuk kembali bekerja bagi pelaku mogok yang dikualifikasikan mangkir ini dilakukan oleh perusahaan 2 (dua) kali berturut-turut dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari dimana pemanggilan dilakukan secara patut dan tertulis.

Pekerja/buruh yang tidak memenuhi panggilan ini dianggap mengundurkan diri secara sukarela secara hukum. Ketentuan ini berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-232/MEN/2003 Tahun 2003 tentang Akibat Hukum Mogok Kerja yang Tidak Sah.


You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *