Partai Sekuler di Negara Beragama

Tahun politik telah datang banyak orang mempertontonkan dagangan mereka, entah itu dari parpol maupun perorangan. Salah satu yang baru-baru ini adalah munculnya aliran Partai Sekuler Indonesia. Pantai sekuler yang mucul ditengah negara Beragama seperti Indonesia tentu fenomena yang unik.

Sekuler sendiri berarti secara garis besar adalah sebuah ideologi yang menyatakan bahwa sebuah institusi atau badan negara harus berdiri serta terpisah dari agama atau kepercayaan. Dalam Indeologi sekuler di kehidupan negara berarti Agama tidak ikut campur sama sekali dalam kebijakan di pemerintahan, padahal Indonesia Negara yang Beragama.

Paham sekuler tidaklah dilarang di Indonesia, namun dalam kacamata hukum jika ingin menjadikan Indonesia negara sekuler tentu sama saja mengganti Dasar Ideologi Negara yakni Pancasila. Hal yang sulit namun di dunia itu hampir tidak ada yang tidak mungkin. Jika hal itu terjadi maka ini membutuhkan proses yang rumit, seperti waktu ada ormas yang menginginkan dasar negara diganti dengan agama tertentu lalu palah dibubarkan. Maka jika ada partai atau ormas yang ingin menjadikan Indonesia negara sekuler bisa terancam pula dibubarkan.

Disisi lain banyak “Verbalisme” di masyarakat kita, orang berbicara tanpa tau makna aslinya. Contoh menganggap bahwa sekuler adalah perwujudan Bhinneka Tunggal Ika, hal ini tentusaja salah karena pemahamannya bukan seperti itu. Bersatunya keberagaman dalam satu wadah Negara yakni Indonesia adalah suatu hasil kompromi buka pemaksaan satu Pemikiran.

Sebagai contoh Aceh memberlakukan syariat, Bali memberlakukan hukum adat bersumber dari kepercayaan . Tentu kita tidak bisa memaksakan mereka sama seperi Jakarta. Pemahaman Bhineka Tunggal Ika secara garis besar ialah Satu Visi Negara tetapi tiap daerah punya keunikan sendiri. Karena banyak aruran pusat berbeda dan kontra dengan aturan daerah tapi dengan kompromi berjalan baik, contoh aturan federal kontra dengan negara bagian di AS.

Maka jika Partai Sekuler di Indonesia merubah negara Indonesia menjadi negara Sekuker bisa dilakukan tapi itu berarti merubah dasar Ideologi Negara. Perlu perjuangan dan kerumitan yang tinggi dalam perjalananya jika dilakukan. Tapi bila dilakukan maka itu sama saja pemaksaan terhadap keragaman budaya dan kepercayaan di Indonesia, dan Pengkhianatan terhadap Pancasila terutama Sila Pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa yang tentunya juga mengkhianati cita cita dan Ideologi para Pendiri Bangsa Kita.


Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *