Ustad Budiono Pengurus Masjid Al Ittihaad Tebet Dijemput Paksa Polisi

Penjemputan paksa polisi dilakukan kepada Pengurus Masjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Ustad Budiono oleh petugas Polda Metro Jaya pada Senin (20/5) malam. Hal itu diutarakan Wakil Sekretaris Masjid Al Ittihaad, Rustam.

Rustam mengatakan Ustad Budiono dijemput petugas sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu pulalah istri Ustad Budiono mendampingi sang suami ke Polda Metro Jaya. Rustam enggan bicara penyebab Ustad Budiono dijemput paksa petugas. Dia hanya membeberkan Budiono dijemput saat berada di rumahnya yang tak jauh dari masjid.

Rustam membenarkan bahwa Masjid Al Ittihaad menampung massa dari berbagai daerah yang ingin mengikuti aksi pada 22 Mei di depan kantor KPU dan Bawaslu. Namun, dia enggan menduga-duga Ustad Budiono ditangkap karena alasan menampung massa dari luar daerah yang ingin singgah.

Rustam mengatakan masjid Al Ittihaad memang kerap dijadikan tempat singgah oleh masyarakat dari luar daerah. Misalnya, ketika Aksi 411 dan 212 pada 2016 lalu.

Informasi yang beredar melalui media sosial, ada 27 masjid di Jakarta yang akan dijadikan tempat singgah bagi peserta aksi 22 Mei. Sejumlah masjid sudah memberikan izin peserta untuk menginap. 

Kepolisian membenarkan soal penjemputan paksa itu. Namun, Kapolsek Tebet Komisaris Eko Mulyadi mengaku tidak mengetahui dengan pasti personel dari mana yang melakukan penjemputan, sebab tak mendapatkan pemberitahuan. Menurut Kombes Argo Yuwono, ustad Budiono ditangkap karena mengancam disosial media. Kombes Argo belum bisa menjelaskan secara detail kasus yang menjerat Ustad Budiono.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *