AHY Punya Potensi Tapi Harus Kursus Merangkai Kata

AHY sebutan akrab dari Agus Harimurti Yudhoyono putra sulung Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang kini terlihat serius mengikuti jejak sang ayah dibidang politik. Secara Background sebenarnya cukup mumpuni dan menjanjikan, ini terlihat dari berbagai prestasi yang diperolehnya. Namun sayang dibidang politik AHY nampak masih hijau di usianya yang sebenarnya masuk paruh baya.

Karir politik pertama AHY adalah saat dia mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI, yang pada saat itu dia memperoleh respon bagus dan disukai masyarakat dibuktikan dengan hasil survei. Namun sayang karena kesalahan branding dan masih hijaunya didunia politik keadaan berbalik. Dari peristiwa ini dapat dilihat secara jelas kekurangan dibalik potensi AHY yakni pada penyampaian dan cara berpolitik yang terlalu polos.

AHY dengan polosnya menyerang Ahok sebagai pertahana pada saat itu, hanya berdasarkan isu saling serang pendukung di sosmed AHY membawanya menjadi isu pribadi. Bahkan pada debat AHY dengan terang-terangan mengkritik Ahok dengan cara yang terlalu keras.

Akhirnya yang nampak adalah AHY musuh dari Ahok dan juga sebaliknya. Lihat saja pada pemilihan babak kedua seluruh suara AHY berpindah ke Gubernur terpilih Anies Baswedan, ini karena pendukung AHY ikut tidak suka pada Ahok. AHY juga sering menyebut pencapaian sang ayah secara berlebihan dan tidak diposisi porsi yang tepat. Cara penyampaian dan dan berpolitik seperti inilah yang membuat AHY kalah, padahal sekali lagi saat itu cukup menjanjikan.

Kini AHY mulai terlihat berminat mencalonkan diri sebagai RI 1, tetapi jika AHY tidak merubah cara berpolitiknya dan tidak merubah gaya penyampaian maka hasil akan sama dengan Pilgub DKI. AHY harus kursus merangkai kata agar bisa melakukan penyampaian dengan baik, itu salah satu cara yang memungkinkan. Disisi branding AHY harus mencari citra yang sesuai dan juga konsultan yang tepat.

Namun hal yang terpenting adalah pada penyampaian, mutlak bagi AHY untuk harus kursus merangkai kata. Entah kebetulan atau tidak namun AHY nampaknya seperti bait lagu kesukaan sang ayah SBY pelangi dimatamu, dimana ada lirik berbunyi “Mungkin butuh kursus merangkai kata untuk bicara”.

Singkat kata AHY bisa berkerja namun buruk dalam branding maupun berbicara. Karena secara garis besar AHY adalah orang berpotensi dan memiliki bacground yang baik, cuma butuh polesan yang tepat dengan tim branding yang baik untuknya meraih posisi. Salah satu cara memolesnya ialah dengan kursus, kursus merangkai kata untuk bicara.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *