Survei Perokok Dibawah Umur Capai 9.1 Persen di Salatiga

Kota Salatiga menyimpan berbagai prestasi seperti Adipura bahkan kota Ter Toleran, namun begitu salatiga mempunyai masalah tersendiri salah satunya perokaok dibawah umur. Meningkatnya jumlah perokok usia kurang dari 18 tahun hingga dua kali lipat sebesar 9,1 persen melebihi prediksi diangka awal berkisar 5,4 persen berdasarkan survei.

Hal ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melakukan pembatasan tempat merokok dengan menetapkan beberapa lokasi menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Hati Beriman.

Walikota Salatiga Yuliyanto mengatakan upaya pembatasan orang merokok ditempat umum menyusul merebaknya perokok pemula terutama dari kalangan pelajar. Hal ini angka perokok dibawah umur yang mencapai 9.1% bukanlah angka yang sedikit.

Kemudian selanjutnya peraturan daerah (Perda) dan peraturan walikota (Perwali) yang sudah diberlakukan hendaknya dapat ditinjau kembali dan dilakukan supervisi. Sehingga beberapa hal menjadi komitmen terkait kesehatan dan kekhawatiran gangguan kesehatan akibat rokok pada anak usia dibawah 18 tahun, dapat dikendalikan.


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *